Tersentuh hati itulah ungkapan anggota DPRD Kota Tanjungpinang Simon Awantoko yang menyinggung kondisi kesenjangan yang semakin terlihat di tengah masyarakat. Menurutnya, ada masyarakat yang memang membutuhkan perhatian lebih untuk membant perekonomiannya, karena memang kondisinya sulit. Sulit perekonomian,
Said Inderi, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Komisi III yang membidangi infrastruktur dan pembangunan berpendapat bahwa pendidikan harus lah menjadi perhatian utama.
Pria kelahiran Serasan ini berpandangan pendidikan merupakan investasi masa depan. Ketika satu daerah sudah memiliki sumber daya manusia
TANJUNGPINANG - Bagi kalangan Tionghoa di Tanjungpinang, sosok Beni sudah tixdak asing lagi. Kini, ia sudah periode kedua duduk di kursi wakil rakyat DPRD Tanjungpinang.
Beni memang dikenal dengan pola pikirnya yang terbuka dan sangat nasionalis. Tak heran, saat pemilu digelar, Beni tidak hanya dipilih oleh
Organisasi merupakan jenjang awal untuk berpolitik. Banyak orang berpandangan seperti itu. Faktanya, memang benar adanya. Setidaknya, itulah yang terlihat dari perjalanan karir politik Ashady Selayar yang awalnya dimulai dari dunia organisasi.
Bertahun-tahun aktif di dunia organisasi. Tidak hanya organisasi
Majunya suatu bangsa tak terlepas dari generasi muda yang cerdas dan sehat. Agus Djurianto berpandangan seperti itu. Karena itu, pendidikan, menurutnya harus jadi skala prioritas pembangunan diikuti fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai.
“kita bukan bangsa yang bodoh, kita juga bukan bangsa yang
Organisasi merupakanjenjang awal untuk berpolitik. Banyak orang berpandangan seperti itu. Faktanya, memang benar adanya. Setidaknya, itulah yang terlihat dari perjalanan karir politik Ashady Selayar yang awalnya dimulai dari dunia organisasi.
Bertahun-tahun aktif di dunia organisasi. Tidak hanya
Sanggar Seni Sanggam, itulah binaan Pepy Candra bersama sang suami yang kini juga menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Kepri. Beberapa negara sudah pernah mereka singgahi untuk pertunjukan seni, di antaranya Francis, Amsterdam dan terakhir Italia, beberapa waktu lalu. Hanya, dengan prestasi dan nama besar itu,
Background-nya penegak hukum. Tak sedikit warga Tanjungpinang yang tahu, profesinya sebagai pengacara. Profesi itu baru dilepaskannya untuk sementara karena keikutsertaan menjadi calon anggota legislatif menjelang pemilu 2014 lalu.
Hendy Amerta, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, untuk lima tahun ke
Meski usianya terbilang masih muda, perempuan satu ini sudah memiliki prestasi yang luar biasa. Bayangkan saja, pemilik nama Reni, lahir 20 Oktober 1985 lalu, sejak tahun 2009 sudah duduk sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang bahkan terpilih untuk kedua kalinya pada 2014.
Ketika ditanya apa
Pria kelahiran Tanjungpinang, 3 Oktober 1970 ini dikenal sebagai salah satu politisi handal di Tanjungpinang. Sepak-terjangnya di kancah perpolitikan, memang cukup baik. Menurutnya, itu karena dia menjadikan politik sebagai kendaraan untuk berjuang demi kepentingan masyarakat banyak.
Panggilan sebagai ustad sudah melekat pada diri Hanafi Ekra. Ayah 8 anak yang juga anggota DPRD Kepri ini memang seorang da'i yang acap memberi ceramah di masjid-masjid di pelosok Kepri. Anggota DPRD Kepri ini mengaku mengurangi waktu tidurnya dan terus melayani rakyat. Tugas sebagai penyiar agama memang
ANAK pulau kembali ke pulau, meski sudah merantau jauh ke Belanda, negara yang pernah menjajah Indonesia selama 3,5 abad.
Ing Iskandarsyah, pria asal Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang kini berusia 40 tahun, sejak duduk di bangku sekolah dasar berada di negeri Kincir Angin.
Bagi masyarakat Provinsi Kepri tentu sudah tidak merasa asing lagi mendengar nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri bernama lengkap Jumaga Nadeak, SH ini. Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kepri ini memang sudah cukup familiar dikalangan masyarakat Kepri.
Sesumbarnya puluhan tahun silam, dengan setengah gurau, kepada para penyair di Tanjungpinang terbukti sudah. Meski saat itu, banyak dari golongan senior yang menanggapinya sinis sebelah mata, ia bergeming. Toh dalam gemingnya ia tidak diam. Tapi berbuat. Maka jadilah ia, seorang penyair berkaliber nasional. Ia
Sosok yang satu ini merupakan perempuan luar biasa yang memiliki semangat tinggi. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Nani (demikian Suryani kerap disapa) juga aktif berkontribusi untuk masyarakat. Beliau kerap memberi kajian keislaman dan pencerahan bagi kaum ibu.
Keaktifan ibu